Jenis-Jenis Kamera Digital, Kegunaan, Kelebihan dan Kekurangan Masing-Masing Jenisnya

Oleh Arif Rachman Hakim
Sudah 1 abad lebih kamera ditemukan dan selama itu pula sudah banyak kejadian yang terekam dan terabadikan oleh kamera.

Hingga saat ini kamera sudah banyak sekali mengalami perkembangan dan perubahan yang cukup signifikan.

Yang dulunya kamera hanya bisa hitam-putih sekarang sudah bisa berwarna.
Yang dulu masih menggunakan sistem analog yang masih menggunakan yang namanya roll film sekarang sudah menjadi digital. Yang mana kita bisa melihat hasil fotonya secara langsung setelah menjepret kameranya dan masih banyak lagi perkembangan lainnya termasuk dalam hal jenis kamera.
Sekarang ini kamera digital banyak sekali jenisnya. Kamera digital dibuat beragam sesuai dengan fungsi dan kemampuannya masing-masing.

Disini kami bahas adalah kamera digital bukan kamera analog karena memang kamera digital ini merupakan masa depan.

Berikut jenis-jenis kamera digital yang ada sekarang ini, fungsi atau kegunaan serta kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Kamera Saku (Compact Camera)


Contoh kamera saku Sony DSC-W810 Cyber-Shot

Kamera Saku atau Compact Camera sudah ada sejak dulu sejak kamera masih menggunakan sistem roll kamera hingga saat ini yang sudah digital.

Compact kamera sering disebut juga kamera point and shoot karena memang pengunaannya ditujukan untuk orang-orang yang ingin mengabadikan momen dengan cepat dan tanpa ribet dengan masalah pengaturan kamera. Jadi dengan sekali jepret sudah dapat menghasil kualitas foto yang cukup baik.

Tombol atau menu kamera saku yang sederhana karena memang dibuat sesimple mungkin digunakan
Bicara masalah kualitas compact kamera ini yang beredar dipasaran rata-rata memiliki kemampuan setidaknya 3 kali optical zoom, resolusi 12 megapixel foto, dan rata-rata sudah mendukung perekaman video hingga resolusi HD bahkan tidak jarang sampai Full HD.

Compact kamera ini sangat cocok untuk orang awam karena memang pengoperasiannya yang mudah.

Dilengkapi dengan pengaturan mode otomatis yang sangat baik, sejumlah mode tambahan seperti mode lanskap (untuk foto pemandangan), mode potret (untuk foto wajah orang), mode olahraga (untuk foto dengan objek yang bergerak cepat dan mode-mode lainnya yang bisa anda pilih sesuai kondisi. Jadi anda tidak perlu melakukan pengaturan manual agar pencahyaannya menjadi pas.

Selain mudah dalam pengoperasiannya kamera saku ini seperti halnya namanya saku karena memang memiliki ukuran yang ringkas dan kecil sehingga sangat enak dibawa berpergian kemana-kemana dengan mudah dapat dimasukan ke saku.

Compact kamera ini sangat berguna untuk semua kalangan terutama yang awan yang hanya ingin mengabadikan momen baik foto maupun video dengan cepat dan tanpa ribet. Karena compact kamera ini menawarkan kemudahan dalam penggunaan, kemudahan untuk dibawa kemana-mana, dan juga harga yang lebih menjangkau banyak orang untuk membeli.

Kelebihan:
  • Pengoperasiannya yang mudah, karena fitur dan menunya yang sederhana dan mode yang diberikan serba otomatis tanpa perlu adanya pengaturan yang rumit
  • Ringkas dan mudah dibawah kemana-mana
  • Pilihan harga kamera beragam dan murah
Kekurangan:
  • Menu dan fitur terbatas, karena memang dibuat semudah mungkin untuk pengoperasiannya
  • Tidak mendukung pengaturan mode manual pada kamera, anda tidak bisa mengatur shutter speed atau apperture disini
  • Tidak dapat melakukan upgrade atau pergantian lensa
  • Kualitas seadanya jangan terlalu berharap karena hanya kamera basic bukan untuk kebutuhan profesional/commercial

Bridge Kamera


Sekilas bridge kamera memiliki penampilan mirip DSLR, bisa dibilang ini DSLR versi murahnya dengan pengurangan beberapa fitur

Tombol-tombol bridge kamera lebih sedikit dari pada DSLR
Bridge kamera rata-rata memiliki bentuk yang hampir mirip dengan kamera DSLR dengan ukuran yang sedikit lebih kecil, walau ada beberapa yang memiliki fisik seperti kamera saku seperti Canon G7X.

Berbeda dengan compact kamera yang tidak mendukung pengaturan mode manual pada kamera, bridge kamera ini memungkin kita untuk melakukan pengaturan kamera secara manual.

Pada bridge kamera ini ada yang menawarkan fitur mode manual secara penuh yang memungkinkan kita mengatur pengaturan kamera mulai dari ISO, Shutter Speed, ISO, dan juga White Balance.

Ada juga yang semi-manual saja seperti hanya mengatur apertur saja atau hanya mengatur bukaan rana atau hanya mengatur iso. Sisanya otomatis disesuaikan oleh kamera.

Bridge kamera ini memiliki rentan zoom yang cukup panjang bisa hingga 50x seperti pada kamera Canon Powershot SC540HS. Karena kemampuan zoomnya yang cukup jauh bridge kamera ini sering disebut juga Super Zoom Kamera.

Perbedaan bridge kamera dengan dslr adalah dari ukuran sensor yang lebih kecil sehingga ukuran lensanya juga lebih kecil dibandingkan DSLR. Selain itu lensa pada bridge kamera ini tidak dapat dilepas dan diganti seperti halnya kamera DSLR.

Kamera bridge ini juga mendukung perekaman video mulai dari HD hingga Full HD.

Kelebihan:
  • Rentan zoom kamera yang cukup panjang
  • Mendukung pengaturan manual walau ada beberapa tipe tidak mendukung pengaturan manual secara penuh
  • Harga tidak semahal kamera DSLR, tapi anda bisa melakukan pengaturan kamera manual seperti DSLR
  • Kualitas hasil kamera diatas compact kamera
  • Ukuran tidak terlalu besar dan masih mudah dibawa kemana-mana
Kekurangan:
  • Lensa tidak bisa dilepas yang artinya kita harus puas dengan kemampuan lensa bawaan kita tidak bisa melakukan upgrade atau pergantian lensa seperti halnya di DSLR atau Mirrorless
  • Terasa tanggung terutama untuk fotografer yang ingin belajar fotografi

Kamera DSLR (Digital Single Lens Reflex)


Kamera DLSR bisa dikatakan kamera paling banyak dipasaran saat ini.

Kamera DSLR ini menawarkan kelebihan pada mode manual yang lengkap yang memungkin pengguna menciptakan hasil fotografi yang menarik dengan menggunakan teknik-teknik tersendiri.

Selain itu Kamera DSLR juga memiliki mode otomatis untuk mengambil gambar dengan cepat (point and shoot).

Pada kamera DSLR sistem lensa memungkinkan untuk bisa dilepas dan diganti dengan lensa lain sesuai dengan kebutuhan anda. Untuk foto lanskap maka anda perlu lensa wide dengan focal length 14-24 mm, untuk foto potrait maka lebih baik menggunakan telephoto lens misal difocal length 70-200 mm.

Kamera DSLR sendiri juga memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan compact kamera ataupun bridge kamera karena memiliki ukuran sensor yang lebih besar yang mana ini berpengaruh pada hasil gambar yang ditangkap oleh kamera.

Konsekuensinya Kamera DSLR ini memiliki ukuran yang cukup besar dibanding compact dan bridge kamera karena memang secara ukuran sensor yang lebih besar, lensa otomatis menjadi lebih besar, dan juga ada sistem cermin pada dslr.

Kamera DSLR ini cocok untuk kalangan pemula yang ingin belajar fotografi atau videografi hingga kalangan profesional untuk kebutuhan profesional. Karena kualitas foto maupun video sudah memumpuni dan pilihan tipe jenis berdasarkan harga yang bervariasi.

Untuk foto sendiri kamera DSLR sudah ada yang sampai resolusi kamera 50,6 MP (Canon EOS 5DS R) dan untuk perekaman video sudah sampai resolusi 4K (Canon EOS R).

Kelebihan:
  • Kualitas gambar atau foto sangat baik cocok untuk kebutuhan profesional
  • Mendukung mode manual penuh sehingga pengguna dapat mengatur sesuai kebutuhan dan kondisi yang diinginkan
  • Lensa dapat diganti memungkinkan anda menganti lensa sesuai dengan kebutuhan dan juga upgrade secara kualitas karena anda bisa menganti lensa bawaan yang memiliki kualitas standar dengan lensa yang lebih baik.
  • Pilihan lensa melimpah
Kekurangan:
  • Ukuran cukup besar dan lumayan berat
  • Harga relatif mahal dibanding compact atau bridge kamera

Mirrorless


Selain bentuknya yang ringkas mirrorless juga banyak membawa fitur yang tidak ada dslr
Mirrorless bisa dibilang masa depan dari kamera digital saat ini.

Mirrorless seperti mengabungkan semua keunggulan dari kamera saku (yang berukuran ringkas) dan kamera DSLR (yang memiliki kualitas gambar yang baik, mode manual, serta lensa yang bisa diganti-ganti).

Mirrorless ini bisa dikatakan kamera DSLR tanpa sistem cermin didalam kamera sehingga ukurannya bisa menjadi lebih kecil dan compact.

Secara kualitaspun tidak kalah dengan DSLR karena memiliki ukuran sensor yang sama besarnya (tergantung jenis) ada yang MFT, APSC, ataupun Full Frame.

Lensapun bisa diganti-ganti seperti DSLR dan juga mirrorless ini dapat menggunakan lensa kamera DSLR (dengan tambahan adapter) walau tidak mendapat manfaat lebih karena lensa DSLR lebih besar dari lensa Mirrorless yang membuatnya tidak compact lagi untuk dibawa-bawa.

Seperti yang dikatakan tadi mirrorless ini hadir tanpa cermin didalam kamera yang ada dikamera DSLR yang digunakan sebagai jendela bidik (viewfinder) sehingga ukurannya menjadi lebih kecil. Jadi untuk melihat gambar yang akan dibidik mirrorless ini menggunakan layar LCD untuk preview gambar yang akan difoto atau menggunakan viewfinder elektronik berbasis LCD.

Body compact dan memiliki image quality seperti DSLR, membuat banyak pengguna DSLR sekarang ini beralih ke Mirrorless hal ini juga membuat produsen kamera lebih serius mengarap kamera Mirrorless sehingga fitur yang ditawarkan jadi lebih banyak dibanding DSLR.

Untuk perekaman video sendiri mirrorless bisa dibilang selangkah lebih maju dibanding DSLR, sudah banyak tipe jenis dari mirrorless yang mendukung perekaman resolusi tinggi seperti 4K dibandingkan di DSLR yang masih terbatas.

Kelebihan:
  • Ukuran kamera lebih ringkas dibandingkan DSLR
  • Lensa juga lebih kecil sehingga lebih ringan dibawa-bawa
  • Kualitas tidak kalah dengan DSLR
  • Fitur dan menu lebih canggih dibanding DSLR
  • Kemampuan video diatas DSLR baik dari segi fitur ataupun resolusi
  • Dapat menggunakan lensa DSLR hal ini membuat anda yang dulu menggunakan kamera DSLR dan memiliki banyak lensa DSLR tidak perlu takut lensa anda miliki tidak terpakai jika pindah ke Mirrorless.
Kekurangan:
  • Harga sedikit lebih mahal dibandingkan mirrorless
  • Pilihan lensa tidak sebanyak dan semurah DSLR

Medium Format Kamera

Hasselblad X1D-50c Kamera Medium Format memiliki ukuran sensor besar yaitu 43.8 x 32.9mm dan resolusi kamera hingga 50 MP
Medium format kamera merupakan kamera yang memiliki kualitas gambar yang lebih baik dibanding DSLR ataupun Mirrorless.

Ukuran sensor kamera DSLR ataupun Mirrorless saat ini yang terbaik hanya sampai full frame, dengan sensor berukuran full frame tersebut kamera dslr atau mirrorless itu mampu menawarkan foto tajam, dynamic range yang tinggi, dan performa low light yang baik.

Kamera medium format ini memiliki ukuran sensor jauh lebih besar dari ukuran sensor full frame pada DSLR ataupun Mirrorless. Selain ukuran sensor yang besar kamera medium format juga didukung dengan resolusi kamera yang tinggi-tinggi. Hal ini memungkinkan untuk pembesaran foto yang lebih besar, gradasi foto yang lebih halus tanpa noise dan gambar yang tajam tanpa kabur jika diperbesar.

Kamera medium format ini merupakan kamera yang sering digunakan untuk kebutuhan commercial karena memang memiliki kualitas jauh lebih baik dibanding DSLR ataupun Mirrorless.

Kelebihan:
  • Memiliki ukuran sensor yang besar yang tidak mampu dijangkau DSLR atau Mirrorless, ukuran sensor besar ini tentunya membuat kualitas gambar yang lebih baik dari segi manapun.
  • Resolusi kamera yang besar cocok untuk kebutuhan commercial yang akan dicetak dalam ukuran besar misal baliho.
Kekurangan:
  • Bukan kamera untuk semua kalangan karena harganyanya sangat mahal dan juga pengoperasiannya tidak semudah kamera DSLR atau mirrorless.

Boutique Kamera

Boutique kamera memiliki penampilan yang cukup stylish dengan gaya retronya yang khas, dan juga memiliki ukuran yang kecil sehingga mudah dibawa-bawa.

Walaupun ukurannya yang tergolong kecil, boutique kamera ini memiliki ukuran sensor yang besar bisa sampai full frame (leica m9).

Ukuran sensor yang lebih besar juga mengartikan kualitas gambar yang lebih baik terutama pada situasi low light mampu menggunakan ISO yang tinggi tanpa noise yang berlebih dan detail terjaga.

Selain ukuran sensor yang besar, boutique kamera ini juga memiliki lensa bawaan yang berkualitas baik diatas lensa bawaan dari kamera DSLR atau mirrorless.

Sehingga secara hasil gambar foto yang dihasil tidak usah diragukan lagi.

Berukuran kecil, stylish dengan gaya retro, kualitas foto yang berkualitas dan tentunya harganya bisa dibilang mahal untuk yang baru mengenal fotografi.

Kelebihan:
  • Kualitas foto sangat baik karena memiliki ukuran sensor yang besar dan kualitas optik lensa yang baik
  • Memiliki karakter foto tersendiri yang berbeda dibandingkan DSLR atau Mirrorless baik dari segi warna, kontras, dll.
  • Desain menarik sangat cocok untuk anda yang pengemar gaya-gaya retro
  • Compact, mudah dibawah-bawa berpergian
Kekurangan:
  • Harga kameranya cukup mahal
  • Harga lensanya cukup mahal
  • Tidak secanggih dslr atau mirrorless dari segi fitur
  • Manual fokusing terkadang tidak cocok untuk beberapa jenis orang

Action Kamera

Action Camera Go Pro Hero 7
Action kamera sesuai dengan namanya kamera aksi, kamera ini ditujukan untuk mengabadikan momen dalam kondisi-kondisi yang ekstrem.

Action kamera ini biasanya dibekali fitur tahan air, tahan cuaca ekstrem dan juga tahan terhadap benturan karena memiliki lensa yang cukup kuat dibanding kamera biasa.

Secara build quality action kamera ini memang sesuai dengan namanya.

Kualitas dari action kamera ini juga sudah meningkat pesat hingga sekarang ini sudah ada action camera yang mampu merekam video dengan resolusi 4k di 60 fps dan menangkap foto hingga resolusi 12 MP. Ditambah dengan fitur seperti stabilisasi video, hdr pada foto, dapat mengambil format raw foto, dan masih banyak lagi.

Action camera ini digunakan untuk mengambil foto atau video dalam kondisi yang memang tidak bisa dilakukan kamera biasa seperti merekam atau mengambil foto dibawah air atau dipasang dimobil dengan kondisi melewati jalanan yang berlumpur. Tentunya jika menggunakan kamera biasa akan rusak begitu saja.

Untuk pengoperasiannya action camera ini biasanya menggunakan koneksi wifi dan dicontrol melalui aplikasi di smartphone.

Kelebihan:
  • Dapat digunakan dalam kondisi ekstrem
  • Kualitas foto maupun video cukup baik
  • Harga cukup variatif dari yang murah sampai mahal jadi dapat menjangkau semua segmen masyarakat
Kekurangan:
  • Karena kepopuleran dan banyaknya minat pasar terhadap action kamera, banyak bermunculan merk/tipe/jenis action kamera yang sangat murah tapi sangat disayangkan menomor duakan kualitas. Kualitas gambar yang dihasilkan sangat buruk dan build quality seadanya.

Perekam Kamera

Perekeman kamera atau Handycam
Perekam kamera atau dikenal juga dengan nama Handycam adalah camera yang lebih ditujukan untuk kebutuhan perekaman video.

Sebenarnya jenis kamera lainnya seperti kamera saku, bridge, dslr, mirrorless ataupun action kamera juga memiliki kemampuan perekaman video juga, yang membedakannya dengan kamera perekam ini adalah kemampuannya kamera perekam ini dalam mengambil video dalam durasi yang cukup lama tanpa mengalami overheating.

Selain bisa digunakan untuk merekam dalam durasi yang lama dalam sekali record, handycam ini mempunyai bentuk yang mudah dipegang satu tangan dengan stabil dan juga ada fitur stabilisasi videonya juga.

Kelebihan:
  • Harga relatif murah dibandingkan kamera digital
  • Dapat merekam dalam durasi yang lama tanpa overheating
  • Fitur zoom dan stabilisasi video yang baik
  • Grip sangat enak untuk dioperasikan satu tangan
Kekurangan:
  • Hanya sebatas kamera perekam video anda tidak bisa mengeksplorasi lebih seperti mode manual atau fitur lainnya
  • Kualitas foto seadanya karena memang bukan ditujukan untuk itu
Itu dia jenis kamera digital yang sering anda jumpai dipasaran. Bagi anda yang berniat membeli kamera jangan sampai salah memilih. Pastikan kamera yang dibeli sesuai dengan kebutuhan anda.

Semoga bermanfaat